Rabu, 05 Januari 2011

™Saffron,Tanaman termahal di dunia™

Asal usul : Diambil dari bunga kecil dari tumbuhan saffron crocus (Crocus sativus). Saffron merupakan bunga termahal di dunia karena tiap bunga tanaman hanya menghasilkan paling banyak tiga helai serat merah,sedangkan dibutuhkan kurang lebih 14.000 helai serat untuk menghasilkan satu ons Saffron.
Jadi satu ons Saffron sama dengan hasil dari 5.000 tanaman saffron crocus.Diperlukan satu acre untuk memperoleh satu pon Saffron. Spanyol merupakan negara pengekspor Saffron terbesar.
Sejarah : Santo Petrus, salah seorang pendeta, mempergunakan Saffron untuk membumbui sup atau bubur. Orang Yunani dan Romawi jaman dahulu menggunakan Saffron untuk memberi wewangian di pemandian umum.
Pada abad 13 para tentara perang salib membawa Saffron dari Asia ke Eropa. Di India Saffron digunakan sebagai tanda kasta yang tinggi.Safron sudah menjadi komoditas perdagangan dalam kebudayaan orang Minoa sekitar 2.000 tahun SM. Safron juga disebut dalam Kitab Kidung Agung
Safron juga disebarkan di atas tempat tidur atau dicampurkan ke dalam teh hangat sebagai obat gejala depresi. Alexander Agung mencampurkan safron dalam minuman, makanan, air mandi, dan bahkan sebagai obat untuk luka yang diderita akibat pertempuran. Pasukan yang dipimpinnya juga ikut-ikutan sebagai pengguna safron dan kebiasaan mencampur safron ke dalam air mandi ikut dibawa pulang ke Yunani.
Penanaman saffron : tanaman tumbuh subur di tempat yang banyak terkena sinar matahari, dan tidak tumbuh dengan baik di tempat yang teduh. Saffron sebaiknya ditanam di tanah yang memiliki kemiringan sehingga bisa banyak mendapat sinar matahari.
Di belahan bumi utara, waktu penanaman yang terbaik di bulan Juni. Petani Italia meningkatkan produksi tangkai putik. Saffron tumbuh subur di tanah yang gembur, cukup mendapat air, dan tanah berkapur dengan kandungan bahan organik tinggi. Tanaman biasanya ditanam di atas bedengan dengan selokan kecil di sekelilingnya untuk saluran drainase. Kandungan organik tanah biasanya bisa ditingkatkan dengan penambahan sekitar 20–30 ton pupuk kandang per hektare.
Setelah masa dorman sepanjang musim panas, helai daun yang ramping keluar, kuncup bunga mulai tampak di awal musim gugur. Bunga mulai mekar sekitar pertengahan musim gugur. Pemetikan bunga harus dilakukan segera setelah bunga mekar di waktu fajar menyingsing, karena bunga cepat menjadi layu.
Selanjutnya, saffron terus berbunga selama 1—2 minggu. Sekitar 150 kuntum bunga bisa menghasilkan 1 gram safron kering. Berdasarkan perhitungan ini, 1 kilogram bunga diperlukan untuk menghasilkan 12 gram safron kering (72 gram sewaktu baru dipanen). Sekuntum bunga yang baru dipetik rata-rata menghasilkan 0,03 gram safron segar, atau 0,007 gram safron kering.

By:Fery

0 komentar:

Poskan Komentar